Berikut adalah catatan tentang pengusaha sukses.
Akhir akhir ini saya sering bertemu dengan orang orang tua yang telah sukses(pengusaha). Saya kagum dan salut kepada mereka. Mereka semua hebat, selalu berbaik hati, mereka semua berfikir secara kreatif, terbiasa akan sebuah resiko, amat lihai dalam menghadapi masalah, gemar beramal, serta yang paling utama adalah mereka percaya diri.
Mereka(pengusaha) yang telah tua, terkadang kurang tahu dalam suatu hal, namun sekali diberitahu mereka langsung tanggap. Apa yang mereka pikirkan? mereka akan berfikir bagaimana cara menjadikan saya anak buahnya. Dan yang pasti mereka berfikir bahwa saya tidak akan pernah bisa menyalibnya, sebelum mereka memang berniat untuk berhenti. 1 hal yang saya perhatikan, kejayaan sebagai pengusaha sukses seperti antrian yang amat panjang dimana mereka yang berkuasa, akan terus berkuasa hingga mereka lelah. Secara logika, pengusaha sukses tidak akan melepas posisi mereka begitu saja. Mereka yang telah tinggi, akan melirik ke yang lebih tinggi dan berkompetisi, hingga mereka berada di level tertinggi yang tidak terdefinisi. Entah, mungkin memang benar, para pengusaha sukses butuh hal yang lebih gila, untuk mendapatkan kesuksesan yang terkadang diluar nalar. Bagi orang yang asing mungkin dia seperti orang biasa kebanyakan, namun bagi orang yang kenal dekat dia seperti benteng yang amat sangat kuat dan kokoh. Ribuan kali mereka jatuh, kemudian bangkit kembali, menghasilkan banyak pengalaman tentang kehidupan, hal inilah yang membuat mereka terkadang dapat memikirkan pola pola hidup diluar nalar. Hal ini membuat mereka berkarakter kuat dan memiliki ribuan ide untuk menyusun pergerakan strategi.
Jika ada seseorang anak buah menyatakan bahwa Big Bosnya sebenarnya bodoh, karena nyantai nyantai sebenarnya orang itu salah. Big Bos nyantai nyantai karena anak buahnya berkemampuan, dapat dipercaya dan loyal, jika tidak pastinya dia bingung dan segera membuka lowongan kerja untuk mengisi posisi perusahaan, karena jika posisi kosong pastinya Big Bos akan turun tangan sendiri di posisi kosong yang belum terisi oleh karyawan tersebut. Big Bos bukan orang yang bodoh, asalkan ada tenaga dan waktu yang cukup, Big Bos bisa menjalankan seluruh posisi di perusahaannya. Dari pengamatan ini dapat disimpulkan bahwa Big Bos = Kemampuan seluruh karyawan. GILA!!! Saya sampai heran, mengapa ada juga manusia seperti itu.
Prinsip modal pengusaha dalam berbisnis yang sesungguhnya bukanlah 10M-10M=1M, namun 0-10M=1M. Mungkin memang benar, hanya orang “GILA” yang berfikir dari 0 / tanpa modal, kemudian habis di proses pengeluaran bisnis sebesar 10M, kemudian pemasukan 11M, menghasilkan laba bersih 1M. Menjadikan 0 menjadi 1M adalah sebuah teka teki dimana Pengusaha Sukses enggan membukanya untuk orang lain, karena hal tersebut adalah jurus rahasianya.
Hidup seorang pengusaha adalah seperti memecahkan teka teki pengusaha lain yang dianggapnya lebih sukses.
Obrolan dan wacana tentang pengusaha hanya akan dimengerti secara sungguh sungguh oleh orang yang beraliran pengusaha. Antara pilihan untuk menjadi karyawan atau pengusaha bukanlah hal yang perlu diperdebatkan, karena setiap pilihan pasti ada resikonya. Pilihan tidak beresiko adalah menjadi karyawan, pilihan yang beresiko cukup tinggi adalah menjadi pengusaha.
Inilah dasar yang saya gunakan untuk memotivasi teman dan sahabat, jika menjadi karyawan, berbuatlah segala sesuatu yang terbaik untuk profesi anda, jika menjadi pengusaha lakukanlah segala sesuatu yang terbaik untuk usaha anda.
sumber = http://al-rasyid.blog.undip.ac.id/2010/05/16/catatan-tentang-pengusaha-sukses/









